Archive | January, 2014

sekilas mengenai teori pengambilan keputusan

8 Jan

TEORI PENGAMBILAN KEPUTUSAN

 

1. Pengantar

Dalam Dunia bisnis para manajer sering dipaksa untuk mengambil berbagai keputusan tanpa tersedianya informasi yang sempurna, keakurasian dan varibilitas informasi yang diterima oleh para manajer pada hakikatnya di klasifikasikan menjadi tiga, yaitu : Kepastian, Resiko, dan Ketidakpastian.

Model keputusan dalam kepastian (certainty) menggambarkan informasi yang menunjukkan bahwa setiap rangkaian (kegiatan) mempunyai suatu hasil (pay off) tertentu tunggal. Dalam hal ini tidak ada keacakan pada hasil keputusan-keputusan dengan kondisi kepastian atau dengan kata lain semua informasi dianggap pasti. Misalnya kita akan menyelesaikan masalah kombinasi dengan linear programming, maka besarnya kontribusi marginal tiap produk serta tersedianya sumber daya yang dibutuhkan untuk memproduksi produk tersebut dapat diketahui dengan pasti. Model seperti ini disebut model deterministik.

Model keputusan dengan resiko menggambarkan informasi yang mengidentifikasi bahwa setiap rangkaian keputusan mempunyai sejumlah kemungkinan hasil dan probabilitas terjadinya. Model resiko seperti ini disebut model stokastik.

Model keputusan ketidakpastian menggambarkan informasi yang menunjukkan, semua atau beberapa hasil dari berbagai keputusan yang berbeda, tetapi probabilitas terjadinya tersebut tidak dapat ditentukan.

 

Konsep – konsep dasar TPK

  1. Keadaan dasar, sekumpulan peristiwa atau kejadian acak yang mungkin
    mempengaruhi hasil keputusan.
  2. Probabilitas, suatu probabilitas yang berkaitan dengan keadaan dasar
  3. Keputusan, sekumpulan kegiatan yang mungkin diambil oleh pengambil keputusan
  4. Payoff, sekumpulan laba atau biaya yang mungkin dihasilkan akibat dari kombinasi keputusan dan keadaan pasar yang acak.

 

 

Cara supaya adik mau rajin

3 Jan

Nah, bagaimana cara sederhana agar adik kita rajin belajar?

Mulai segala sesuatu dengan pikiran

Dalam sebuah seminar, pembicara mengatakan kalau sebuah karakter atau sifat, misalnya sifat yang rajin belajar, itu tidak otomatis terbentuk. Semua anak dilahirkan sama, dari bayi, belajar berdiri, belajar berjalan, belajar berbicara, belajar membaca dan akhirnya mereka sekolah. Semua sama.

Yang berbeda adalah bagaimana mereka menghabiskan waktu 24 jam sehari itu.

Dimulai dari pikiran, dilakukan setiap hari sehingga menjadi kebiasaan dan kebiasaan itu menjadi karakter seseorang.

Anak kami suka melihat princess, dia ingin menjadi seperti princess. Papa dan mama memberikan masukan tiap saat, “Princess itu pintar membaca, pintar menulis, kalau ditanya jawabnya cepat dan keras”. Satukan keinginan anak anda dan keinginan anda, ucapkan sesering mungkin pada anak anda karena disitu pikiran mereka dibentuk.

Pelajaran dari les matematika

Kami mendapatkan konfirmasi tentang cara agar anak rajin belajar ini dari sebuah les matematika anak kami yang setiap hari memberi PR. Setelah bertanya dan konsultasi dengan guru pembimbing les tersebut, tujuan PR itu bukanlah untuk menjadikan anak itu pintar dan hafal, tapi lebih mengarahkan pada kebiasaan tiap hari mengerjakan PR.

Kebiasaan tiap hari mengerjakan PR itu yang kami ingat. Memang tidak mudah pada awalnya. Anak kami juga mengeluh capek, ngantuk dsb kalau disuruh kerjain PR, namun sebagai papa mama teruslah mendorongnya. Kami memberikan point, “Oh, kamu sudah pintar 1 kali ya” bila dia mengerjakan PR hari itu… “Bila pintar sampai 10 kali, nanti papa dan mama belikan boneka”, beri penghargaan.

Setelah terbiasa dengan 1 PR matematika, kami menambahkan PR membaca tiap hari, beri point juga dan beri reward juga. Sekarang PR anak kami menjadi matematika, membaca, menulis dan itu dilakukan setiap hari.

Perlu kesabaran dari papa dan mama dalam membimbing anak melewati masa-masa bosan dan masa-masa jenuh. Beri sedikit PR bila anak mengalami masa itu, bukan tidak ada PR, tapi sedikit PR.

Saya dan kesibukan baru saya

3 Jan

Saya , Lab. Mamen , dan Cinta

Laboratorium Manajemen Menengah ,

Pertama kali saya mendengar nama laboratorium ini adalah dari salah seorang teman dekat saya yang juga adalah salah satu asistan laboratorium Manajemen Menengah yang sebentar lagi menjadi alumni. Kesibukannya membuat saya penasaran, lalu saya menanyakan kepadanya apa sebenarnya yang dia kerjakan di laboratorium itu. Lalu dia menceritakan dengan antusiasnya. Saat itu saya masih berada di semester 1. Sejak itu saya berkata kepada dia, bahwa suatu hari saya akan berusaha untuk menjadi salah satu bagian laboratorium dimana ia berada. Pada kesempatan kali ini saya ingin bertetima kasih kepada dia yang selalu memberi saya semangat dan membagikan hal-hal positif kepada saya. Selamat berjuang di dunia yang baru nanti, dimana disanalah waktu dan tempatnya untuk membuktikan usaha yang telah dilakukan selama ini demi masa depan yang lebih baik.

Selanjutnya,

Singkat cerita pada saat semester 4, dibukalah Pendaftaran Baru bagi Asisten dan Programer baru. Disitulah harapan saya datang kembali. Mengapa laboratorium manajemen menengah? Selain dikarenakan “ajakan” teman dekat saya tersebut, di laboratorium saya menemukan keseruan,keramaian,kebersamaan dan kekeluargaan yang saya belum bisa temukan di laboratorium lainnya selama saya menjadi praktikan dan mengikuti jalannya praktikum.

Dan sekarang,

Saya bisa berada disini saya sangat bersyukur. Ternyata penilaian saya selama ini pun tidak salah. Beberapa kali mengikuti kegiatan laboratorim manejemen menengah, pasti selalu mendatangkan momen yang tidak dapat dilupakan dan membawa hal yang positif. Tidak pernah tidak.

Saya berharap,

Kekompakan dan kebersamaan yang telah terbangun sejak lama hingga sampai seperti ini , semakin hari semakin bertambah. Dan saya cukup optimis akan harapan saya. Karena kakak-kakak yang berada diatas saya sudah sangat berhasil melakukannya. Begitu pula dengan teman-teman di angkatan 21, kami sedang menuju ke tahap tersebut. Menumbuhkembangkan kebersamaan dan kekeluargaan dilingkungan Laboratorium Manajemen Menengah.

Akhir kata,

Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan saya kesempatan dan kepercayaan untuk berada disini,dilingkungan ini,saat ini. Jujur untuk saya katakan, bahwa saya mulai mencintai Laboratorium ini. SUSMAK* LAB MAMEN! SUSMAK KECEMEN!

 

PS : * Susmak :  adalah singkatan dari “ Sukses Makmur” J

Koperasi Sejahtera

3 Jan

MENGENAL “KOPERASI SUMBER SEJAHTERA”

Koperasi Sumber Sejahtera berdiri sejak tanggal 18 April 2009. Akte Pendirian dibuat di depan Notaris Daniel P. Marpaung, SH. MH., dengan akte nomor 86 tanggal 20 April 2009, dan telah disahkan dengan SK Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan DKI No.72/BH/XII.2/-1.829.31/VII/2009 tanggal 24 Agustus 2009.

Susunan Pengurus :

Ketua

:

 Jans L Rumajar

Wakil Ketua I

:

 Putu Handrajaya

Wakil Ketua II

:

 

Sekretaris

:

 Jacob Lewier

Wakil Sekretaris

:

 Setyo Budi Rinekso

Bendahara

:

 Nyoman Djendria

Wakil Bendahara

:

 Brian Lawalata

 

 

VISI dan MISI

Visi: Mewujudkan Damai Sejahtera Bagi Seluruh Ciptaan Tuhan 

Misi: Kami hadir untuk mengatasi kemiskinan dengan cara membangun komunitas dengan konsep tanggung renteng berjenjang, dan menciptakan kesejahteraan bagi seluruh anggota melalui pendistribusian hasil usaha secara adil berdasarkan prestasi, dengan menerapkan konsep ASA (anggota sponsor anggota).

 

STRATEGI

Untuk mensejahterakan keluarga atau masyarakat yang berada di sekitar atau di bawah garis kemiskinan, kami menciptakan sebuah sistem tabungan dengan prinsip bagi hasil berjenjang (leveraging), yang memungkinkan seorang anggota yang aktif dan rajin (dalam mensponsori anggota baru serta mendidik mereka agar melakukan hal yang sama) untuk dapat memiliki passive incomeyang relatif besar dan stabil, yang akan mampu meningkatkan taraf kehidupan keluarganya dan masyarakat disekitarnya.

 

NILAI INTI

Kami mengutamakan harga diri dari setiap anggota. Karena itu kami mengakui bahwa semua orang memiliki hak untuk hidup sejahtera.

Kami menghargai inovasi. Oleh karena itu kami menyediakan wadah dan sistem yang akan memberi kesempatan yang sama kepada anggotanya untuk melakukan yang terbaik dalam meningkatkan kesejahteraan mereka.

Kami akan mengelola seluruh dana yang dipercayakan pada kami secara bertanggung jawab dengan prinsip akuntabilitas.

 

MOTTO

  1. 1.     Simpan Teratur, Pinjam Bijak, Angsur Tertib, Sejahtera Bersama

 

  1. 2.     Kekayaan bukanlah segalanya
    Tetapi dengannya Anda dapat melakukan sesuatu yang lebih berarti

 

  1. 3.     Tabung berjenjang adalah cara terbaik untuk sejahtera

Mulailah sekarang, jangan tunda…!!!

 

PRODUK DAN JASA KOPERASI SUMBER SEJAHTERA (KiSS)

Untuk sementara Koperasi Sumber Sejahtera baru mengeluarkan dua macam produk, yaitu : Produk Simpanan dan Produk Pinjaman

Produk Simpanan, antara lain :

1. Simpanan Pokok

Simpanan Pokok adalah simpanan yang disediakan hanya untuk para pendiri Koperasi Sumber Sejahtera, besaran Simpanan Pokok ditentukan melalui Rapat Anggota Tahunan. Si mpanan Pokok ini dialokasikan untuk permodalan awal pemberbentukan berdirinya Koperasi Sumber Sejahtera.

2. Simpanan Wajib

Simpanan Wajib adalah simpanan yang dibayarkan oleh seluruh pendiri dan anggota yang harus dibayar secara teratur setiap bulan dan besarannya ditentukan pada keputusan Rapat Anggota Tahunan.

3. Simpanan Hasil Usaha

Simpanan Sisa Hasil Usaha simpanan yang disediakan kepada seluruh anggota; baik pendiri, anggota dan anggota luar biasa karena dipergunakan untuk menyimpan sisa hasil usaha yang dibagikan, karena mungkin besarannya masih sangat kecil sehingga belum layak diterima secara tunai.

4. Simpanan Angsuran Krdit

5. Simpanan Kapitalisasi

6. Simpanan Deposito

7. Simpanan Harian

8. Simpanan Sukarela

Sedangkan untuk jenis produk pinjaman, antara lain :

1. Kredit Multi Guna

2. Kredit Prestasi

3. Kredit Promapan.

 

Perilaku Biaya

3 Jan

PERILAKU BIAYA & ANALISISPENGGUNAANNYA

 

  • Pendahuluan

Materi ini bertujuan untuk menguraikan berbagai macam sifat dan cara penetapan pola perilaku biaya dalam hubungannya dengan perubahan volume kegiatan. Pengetahuan mengenai bagaimana suatu biaya akan berubah di bawah berbagai macam pengaruh merupakan hal yang penting dalam pengambilan keputusan, estimasi biaya di masa yang akan datang, dan evaluasi terhadap pelaksanaan tindakan.

 

  • Perilaku Biaya

Berdasarkan perilakunya dalam hubungannya dengan perubahan volume kegiatan, biaya dapat dibagi menjadi tiga golongan : biaya tetap, biaya variabel dan biaya semivariable.

Untuk keperluan perencanaan dan pengendalian, baik biaya tetap maupun biaya variabel harus dipecah lagi sebagai berikut :

Biaya Tetap                                                                          

Biaya Variabel

 

 

a.  Commited Fixed Cost                                

a. Engineered Variable Cost

b.  Descretionary  Fixed Cost                      

b. Discretionary Variable Cost

 

  1. Biaya Tetap

Biaya Tetap adalah biaya yang jumlah totalnya tetap dalam kisaran perubahan volume kegiatan tertentu.

Besar kecilnya biaya tetap dipengaruhi oleh kondisi perusaha an jangka panjang, teknologi dan metode serta strategi manajemen.

  • Commited Fixed Cost            

                Commited fixed cost sebagian besar berupa biaya tetap yang timbul dari pemilikan pabrik, ekuipmen, dan organisasi pokok.

Perilaku biaya ini merupakan semua biaya yang tetap dikeluar kan, yang tidak dapat dikurangi guna mempertahankan kemampuan perusahaan di dalam memenuhi tujuan jangka panjangnya. Contoh : biaya depresiasi, pajak bumi dan bangunan, sewa, asuransi dan gaji karyawan utama.

 

 

 

  • Descretionary  Fixed Cost (Disebut juga : managed atau programmed Cost)

 

Yakni merupakan biaya yang masukan dan keluarannya memiliki hubungan yang erat namun tidak nyata (bersifat artifi sial).

Jika keluaran berubah maka masukan akan berubah sebanding dengan perubahan keluaran tersebut. Namun jika masukan berubah, keluaran belum tentu berubah dengan adanya perubahan masukan tersebut.

Contoh:  biaya iklan.

 

 

  1. Biaya Semi Variabel.

Yakni biaya yang memiliki unsur tetap dan variabel di dalamnya. Unsur biaya yang tetap merupakan jumlah biaya minimum untuk menyediakan jasa, sedangkan unsur variabel merupakan bagian dari biaya semivariabel yang dipengaruhi oleh perubahan volume kegiatan.

 

 

  • Penentuan Pola Perilaku Biaya

 

Ada 3 faktor yang harus dipertimbangkan dalam menetapkan pola perilaku suatu biaya.

 

  1. Pertama, harus dipilih biaya yang akan diselidiki pola perilakunya. Biaya ini merupakan variabel tidak bebas (dependent variable) dan biasanya dinyatakan dengan simbol y.

 

  1. Kedua, harus dipilih variabel bebas (independent variable), yaitu sesuatu yang menyebabkan biaya tersebut berfluktuasi. Secara matematis, fungsi tersebut dinyatakan,  y = f(x).

 

  1. Ketiga, harus dipilih kisaran kegiatan yang relevan (relevant range of activity), dimana hubungan antara variabel bebas dan tidak bebas yang dinyatakan dalam fungsi biaya tersebut berlaku.

 

contoh-contoh filsafat

3 Jan

FILSAFAT

 

  1. Filsafat Pragmatisme

Pragmatisme dipandang sebagai filsafat Amerika asli. Namun sebenarnya berpangkal pada filsafat empirisme Inggris, yang berpendapat bahwa manusia dapat mengetahui apa yang manusia alami. Pendiri filsafat pragmatisme di Amerika adalah Charles Sandre Peirce (1839-1914), William James (1842-1910), dan John Dewey (1859-1952). Ketiga filosof tersebut berbeda, baik dalam metodologi maupun dalam kesimpulannya. Pragmatisme Pierce dilandasi oleh fisika dan matematika, filsafat Dewey dilandasi oleh sains-sains sosial dan biologi, sedangkan pragmatisme James adalah personal, psikilogis, dan bahkan mungkin religius.

          Istilah pragmatisme berasal dari perkataan “pragma” artinya praktik atau aku berbuat. Maksudnya bahwa makna segala sesuatu tergantung dari hubungannya dengan apa yang dapat dilakukan.

  1. Filsafat Vitalisme

Vitalisme adalah suatu doktrin yang menyatakanadanya kekuatan di luar alam. Kekuatan itu memiliki peranan yang esensial mengatur segala sesuatu yang terjadi di alam semesta ini (seperti, Tuhan). Vitalisme juga memandang bahwa kehidupan tidak sepenuhnya dijelaskan secara fisika, kimiawi, karena hakikatnya berbeda dengan yang tak hidup. Tokoh aliran ini adalah Friedrich Neitzhe (1844-1900). Filsafatnyamenonjolkan eksistensi baru sebagai

“Libermensh”(manusiasempurna) yang berkemauan keras menempuh hidup baru,filsafatnya bersifat atheistis, tidak percaya pada tuhan. Penentang gereja di eropa.

 

  1. Filsafat Fenomenologi

Fenomenologi (Inggris: Phenomenology) berasal dari bahasa Yunani phainomenon dan logos. Phainomenon berarti tampak dan phainen berarti memperlihatkan. Sedangkan logos berarti kata, ucapan, rasio, pertimbangan. Dengan demikian, fenomenologi secara umum dapat diartikan sebagai kajian terhadap fenomena atau apa-apa yang nampak. Lorens Bagus memberikan dua pengertian terhadap fenomenologi. Dalam arti luas, fenomenologi berarti ilmu tentang gejala-gejala atau apa saja yang tampak. Dalam arti sempit, ilmu tentang gejala-gejala yang menampakkan diri pada kesadaran kita.

 

Sebagai sebuah arah baru dalam filsafat, fenomenologi dimulai oleh Edmund Husserl (1859 – 1938), untuk mematok suatu dasar yang tak dapat dibantah, ia memakai apa yang disebutnya metode fenomenologis. Ia kemudian dikenal sebagai tokoh besar dalam mengembangkan fenomenologi. Namun istilah fenomenologi itu sendiri sudah ada sebelum Husserl. Istilah fenomenologi secara filosofis pertama kali dipakai oleh J.H. Lambert (1764). Dia memasukkan dalam kebenaran (alethiologia), ajaran mengenai gejala (fenomenologia). Maksudnya adalah menemukan sebab-sebab subjektif dan objektif ciri-ciri bayangan objek pengalaman inderawi (fenomen).

 

  1. Filsafat Eksistensialisme

Søren Aabye Kierkegaard lahir di Kopenhagen, Denmark, 5 Mei 1813 dan meninggal di Kopenhagen, Denmark, 11 November 1855 pada umur 42 tahun. Dia adalah seorang filsuf dan teolog abad ke-19. Kierkegaard sendiri melihat dirinya sebagai seseorang yang religius dan seorang anti-filsuf, tetapi sekarang ia dianggap sebagai bapaknya filsafat eksistensialisme. Kierkegaard menjembatani jurang yang ada antara filsafat Hegelian dan apa yang kemudian menjadi Eksistensialisme. Kierkegaard terutama adalah seorang kritikus Hegel pada masanya dan apa yang dilihatnya sebagai formalitas hampa dari Gereja Denmark. Filsafatnya merupakan sebuah reaksi terhadap dialektika Hegel. 

Banyak dari karya-karya Kierkegaard membahas masalah-masalah agama seperti misalnya hakikat iman, lembaga Gereja Kristen, etika dan teologi Kristen, dan emosi serta perasaan individu ketika diperhadapkan dengan pilihan-pilihan eksistensial. Karena itu, karya Kierkegaard kadang-kadang digambarkan sebagai eksistensialisme Kristen dan psikologi eksistensial. Karena ia menulis kebanyakan karya awalnya dengan menggunakan berbagai nama samaran, yang seringkali mengomentari dan mengkritik karya-karyanya yang lain yang ditulis dengan menggunakan nama samaran lain, sangatlah sulit untuk membedakan antara apa yang benar-benar diyakini oleh Kierkegaard dengan apa yang dikemukakannya sebagai argumen dari posisi seorang pseudo-pengarang. 

Ludwig Wittgenstein berpendapat bahwa Kierkegaard “sejauh ini, adalah pemikir yang paling mendalam dari abad ke-19”.

 

Perilaku Biaya

3 Jan

PERILAKU BIAYA & ANALISISPENGGUNAANNYA

 

  • Pendahuluan

Materi ini bertujuan untuk menguraikan berbagai macam sifat dan cara penetapan pola perilaku biaya dalam hubungannya dengan perubahan volume kegiatan. Pengetahuan mengenai bagaimana suatu biaya akan berubah di bawah berbagai macam pengaruh merupakan hal yang penting dalam pengambilan keputusan, estimasi biaya di masa yang akan datang, dan evaluasi terhadap pelaksanaan tindakan.

 

  • Perilaku Biaya

Berdasarkan perilakunya dalam hubungannya dengan perubahan volume kegiatan, biaya dapat dibagi menjadi tiga golongan : biaya tetap, biaya variabel dan biaya semivariable.

Untuk keperluan perencanaan dan pengendalian, baik biaya tetap maupun biaya variabel harus dipecah lagi sebagai berikut :

Biaya Tetap                                                                          

Biaya Variabel

 

 

a.  Commited Fixed Cost                                

a. Engineered Variable Cost

b.  Descretionary  Fixed Cost                      

b. Discretionary Variable Cost

 

  1. Biaya Tetap

Biaya Tetap adalah biaya yang jumlah totalnya tetap dalam kisaran perubahan volume kegiatan tertentu.

Besar kecilnya biaya tetap dipengaruhi oleh kondisi perusaha an jangka panjang, teknologi dan metode serta strategi manajemen.

  • Commited Fixed Cost            

                Commited fixed cost sebagian besar berupa biaya tetap yang timbul dari pemilikan pabrik, ekuipmen, dan organisasi pokok.

Perilaku biaya ini merupakan semua biaya yang tetap dikeluar kan, yang tidak dapat dikurangi guna mempertahankan kemampuan perusahaan di dalam memenuhi tujuan jangka panjangnya. Contoh : biaya depresiasi, pajak bumi dan bangunan, sewa, asuransi dan gaji karyawan utama.

 

 

 

  • Descretionary  Fixed Cost (Disebut juga : managed atau programmed Cost)

 

Yakni merupakan biaya yang masukan dan keluarannya memiliki hubungan yang erat namun tidak nyata (bersifat artifi sial).

Jika keluaran berubah maka masukan akan berubah sebanding dengan perubahan keluaran tersebut. Namun jika masukan berubah, keluaran belum tentu berubah dengan adanya perubahan masukan tersebut.

Contoh:  biaya iklan.

 

 

  1. Biaya Semi Variabel.

Yakni biaya yang memiliki unsur tetap dan variabel di dalamnya. Unsur biaya yang tetap merupakan jumlah biaya minimum untuk menyediakan jasa, sedangkan unsur variabel merupakan bagian dari biaya semivariabel yang dipengaruhi oleh perubahan volume kegiatan.

 

 

  • Penentuan Pola Perilaku Biaya

 

Ada 3 faktor yang harus dipertimbangkan dalam menetapkan pola perilaku suatu biaya.

 

  1. Pertama, harus dipilih biaya yang akan diselidiki pola perilakunya. Biaya ini merupakan variabel tidak bebas (dependent variable) dan biasanya dinyatakan dengan simbol y.

 

  1. Kedua, harus dipilih variabel bebas (independent variable), yaitu sesuatu yang menyebabkan biaya tersebut berfluktuasi. Secara matematis, fungsi tersebut dinyatakan,  y = f(x).

 

  1. Ketiga, harus dipilih kisaran kegiatan yang relevan (relevant range of activity), dimana hubungan antara variabel bebas dan tidak bebas yang dinyatakan dalam fungsi biaya tersebut berlaku.

 

 

yeah this is me

3 Jan

gue inget banget waktu itu hari sabtu,sayangnya tanggal yg tepat gue kurang inget..
gue waktu itu bangun pagi sekali,untuk mengikuti extrakurikuler di sekolah gue..
dan perlu kalian tau,waktu itu gue dateng ke sekolah bukan untuk ikut ekskul modern dancer,tetapi hendak mengikuti ekskul PASKIBRA..
terkejut bukan?
haha gue juga kalo mengingat hari itu sangatlah tidak mengira..
entah kenapa sepertinya itu sudah menjadi takdir..
gue berfikir,seandainya waktu itu akang dan teteh paskibra tidak menginkstruksikan untuk kami beristirahat,dan seandainya gue gak pergi ke kantin,dan ketemu dengan Irna dan Yusiva,mungkin detik ini gue ga bakal bisa nge-dance!
Hahaha
Itu yg namanya takdir…
Akhirnya ,setelah itu gue berhenti dari Paskibra..walaupun banyak orang yg menentang keputusan gue ini,banyak orang yg mencoba meremehkan gue,dan banyak yg memandang gue sebelah mata,tapi itu semua ga mematahkan semangat gue menjadi seorang dancer..
Ini hobby gue,dan ini hidup gue..
Apapun yg gue lakukan di hidup ini,ya menjadi urusan dan tanggung jawab gue sendiri..
Itu yg selalu gue pegang!
Dan sekarang,gue bisa ngebuktiin semua orang yg pernah meremehkan gue,inilah TOTALITAS gue sebagai seorang DANCER..
Dan gue bangga menjadi diri gue sendiri..
gue juga berjanji bakal berusaha terus menari untuk menghibur semua orang yg menyukai dan tidak menyukai gue..
Dance is my hobby,and I am proud of myself!! 
🙂

kehidupan

3 Jan

” kehidupan itu bagaikan roda,dia akan berada diatas,dan juga bisa berbalik menjadi dibawah “

percayakah kalian tentang pernyataan tersebut ?

seseorang menyadarkan gue bahwa sebenarnya kita tidak pernah di bawah.tapi kita selalu diatas.
dan ketika kita menghadapi suatu masalah,sebenarnya kita sedang berada di roda yg paling tinggi yg mengalami goncangan paling kuat.
oleh karena itu sebenarnya, semakin tinggi posisi kita,maka masalahpun otomatis akan semakin berat..

beginning of the story I became a dancer :)

3 Jan

gue inget banget waktu itu hari sabtu,sayangnya tanggal yg tepat gue kurang inget..
gue waktu itu bangun pagi sekali,untuk mengikuti extrakurikuler di sekolah gue..
dan perlu kalian tau,waktu itu gue dateng ke sekolah bukan untuk ikut ekskul modern dancer,tetapi hendak mengikuti ekskul PASKIBRA..
terkejut bukan?
haha gue juga kalo mengingat hari itu sangatlah tidak mengira..
entah kenapa sepertinya itu sudah menjadi takdir..
gue berfikir,seandainya waktu itu akang dan teteh paskibra tidak menginkstruksikan untuk kami beristirahat,dan seandainya gue gak pergi ke kantin,dan ketemu dengan Irna dan Yusiva,mungkin detik ini gue ga bakal bisa nge-dance!
Hahaha
Itu yg namanya takdir…
Akhirnya ,setelah itu gue berhenti dari Paskibra..walaupun banyak orang yg menentang keputusan gue ini,banyak orang yg mencoba meremehkan gue,dan banyak yg memandang gue sebelah mata,tapi itu semua ga mematahkan semangat gue menjadi seorang dancer..
Ini hobby gue,dan ini hidup gue..
Apapun yg gue lakukan di hidup ini,ya menjadi urusan dan tanggung jawab gue sendiri..
Itu yg selalu gue pegang!
Dan sekarang,gue bisa ngebuktiin semua orang yg pernah meremehkan gue,inilah TOTALITAS gue sebagai seorang DANCER..
Dan gue bangga menjadi diri gue sendiri..
gue juga berjanji bakal berusaha terus menari untuk menghibur semua orang yg menyukai dan tidak menyukai gue..
Dance is my hobby,and I am proud of myself!! 
🙂

Design a site like this with WordPress.com
Get started